Di sela kekayaan alam Sumatera Barat, Puncak Batu Barigi hadir sebagai destinasi pendatang baru yang kian menarik perhatian pecinta alam.
Terletak di Jorong Bukik Kanduang, Nagari Sikabu‑Kabu, Kecamatan Luak, Kawasan ini berdiri megah pada ketinggian sekitar 1.100 mdpl dan memadukan panorama lembah hijau, hamparan sawah, serta pegunungan Bukit Barisan.
Panorama & Daya Tarik
-
“Kabut Bak Permadani”
Saat matahari terbit, kabut tebal bergulung di lekuk lembah, menciptakan ilusi berada di atas awan. -
Bentang Alam 360°
-
Lembah Payakumbuh di kaki Bukit Barisan
-
Gunung Sago yang gagah di kejauhan
-
Sawah terasering Nagari Sikabu‑Kabu
-
-
Pemandangan Senja & Malam
Warna langit bergradasi biru‑jingga di kala senja, kemudian hamparan lampu desa di lembah saat malam hari membawa suasana magis.
Aktivitas & Pengalaman
-
Fotografi: Banyak komunitas memanfaatkan spot sunrise, sunset, dan lanskap kabut.
-
Camping Ringan: Area puncak cukup lapang untuk tenda (siapkan perizinan sederhana ke tokoh jorong setempat).
-
Star Gazing: Minim polusi cahaya membuat langit malam sangat jernih.
-
Treasure Hunt Lokal: Beberapa penyelenggara wisata petualangan menawarkan permainan orientasi dan off‑road ringkas.
Lokasi & Akses
-
Koordinat: ±0,230° LS, 100,650° BT
-
Batas Administratif:
-
Sisi barat berbatasan dengan Kelurahan Ampangan, Kecamatan Payakumbuh Selatan (Kota Payakumbuh)
-
Sisi timur dan utara berada di wilayah Nagari Sikabu‑Kabu (Kab. Limapuluh Kota)
-
-
Jarak & Waktu Tempuh:
-
Sekitar 9–10 km dari pusat Kota Payakumbuh (~20 menit berkendara)
-
Dari Padang: ±120 km via Padang–Payakumbuh (3–4 jam)
-
Akses Jalan
Saat ini jalur menuju puncak sebagian besar masih berupa jalan tanah dan kerikil. Pada musim kemarau, kendaraan pribadi (mobil tipe SUV atau 4WD) dapat menanjak hingga area parkir atas. Namun di musim hujan dianjurkan menggunakan kendaraan berpenggerak empat roda serta berhati‑hati terhadap jalan licin dan longor.
Fasilitas & Tips Perjalanan
-
Parkir: Daya tampung sekitar 60 mobil sedang.
-
Toilet & Warung: Sederhana, masih dalam pengembangan. Bawa air minum dan camilan sendiri.
-
Perlengkapan Wajib:
-
Jaket tebal, sepatu hiking, senter/headlamp
-
Tenda & matras (jika berkemah)
-
Plastik sampah (kami mendukung “bawa-pulang-sampah”)
-
-
Keamanan: Selalu cek cuaca sebelum mendaki. Hindari akses saat hujan lebat.
Waktu Terbaik Berkunjung
-
Musim Kemarau (Mei–September): Akses jalan lebih mudah, kabut pagi lebih dramatis.
-
Pagi Hari (05.00–07.00 WIB): Sunrise dan lautan kabut.
-
Sore Hari (16.00–18.30 WIB): Sunset dan lampu desa mulai menyala.
Potensi Pengembangan
Menurut A. Wahid, Kepala Jorong Bukik Kanduang, akses jalan sudah mulai dibuka dari Lapangan Batu Barigi menuju puncak.
Dengan perbaikan fasilitas (jalur cor, penambahan pondok observasi, papan informasi), Puncak Batu Barigi berpeluang menjadi destinasi unggulan Sumatera Barat, bersanding dengan Lembah Harau, Ngarai Sianok, dan Air Terjun Sarasah Bunta.
Puncak Batu Barigi menyajikan pesona alam asli dan pengalaman petualangan ringan yang cocok bagi pendaki pemula hingga fotografer.
Dengan semangat pelestarian dan pengembangan terpadu bersama masyarakat lokal, destinasi ini siap memikat lebih banyak wisatawan ke Kabupaten Limapuluh Kota.
Jangan lupa membawa perlengkapan lengkap, menjaga kebersihan, dan mematuhi arahan tokoh setempat demi keamanan dan kenyamanan bersama. Selamat menjelajah!
Posting Komentar untuk "Puncak Batu Barigi: Permata Baru di Kabupaten Limapuluh Kota"