Jembatan Kaca Seruni Point, Ikon Baru Wisata Gunung Bromo

info lengkap jembatan kaca Seruni Point Bromo


Jembatan Kaca Seruni Point Probolinggo menjadi ikon baru wisata Gunung Bromo setelah Bromo Hillside Cafe 360. Meskipun pembangunannya telah selesai, namun jembatan ikonik ini belum dibuka untuk umum sampai proses finishing di kedua pondasi ujung jembatan selesai.   

Keberadaan Jembatan Kaca Seruni Point (JKSP) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, disebut-sebut sebagai destinasi wisata baru yang menjanjikan bagi pengunjung Gunung Bromo karena dilakukan secara terpadu.

Pembangunan infrastruktur pada setiap Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN)  direncanakan secara terpadu, yang meliputi penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur. 

Dengan demikian keberadaan JKSP  tidak merusak lingkungan alam sekitarnya, dapat dinikmati oleh masyarakat luas pada umumnya, namun bisa tetap mempertahankan keindahan Gunung Bromo.

Adanya jembatan kaca di kawasan Bromo juga diyakini akan meningkatkan kunjungan wisatawan dalam negeri maupun wisatawan mancanegara. Sekaligus dapat meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya masyarakat Bromo Tengger Semeru.

Maka tak mengherankan, Jembatan Kaca Seruni Point yang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini memiliki sejumlah kelebihan dibandingkan jembatan sejenis yang sudah ada sebelumnya di Indonesia. 


Fakta-Fakta Tentang Jembatan Kaca Seruni Point

Jembatan kaca Seruni Point mampu menampung 100 orang sekaligus

Terdapat sejumlah fakta menarik tentang Jembatan Kaca Seruni Point (JKSP) yang perlu diketahui sebelum mengunjunginya, seperti berikut: 

1. JKSP merupakan jembatan kaca pertama dan terpanjang di Indonesia yang merupakan proyek strategis di kawasan Bromo Tengger Semeru. 

2. Waktu pembangunan jembatan ini terbilang cukup cepat, hanya sekitar 1 tahun saja, karena dikerjakan sejak akhir September 2021 dan bisa diselesaikan pada awal Januari 2023.

3. Jembatan ini menghubungkan antara Kawasan wisata Seruni Point dengan shuttle area pemandangan Gunung Bromo, Gunung Batok dan Gunung Semeru.

4. Panjang jembatan kaca Seruni Point ini sepanjang 120 meter dengan ukuran lantai pijakan memiliki lebar 1,8 meter. Jembatan ini membenteng diatas jurang yang memiliki kedalaman antara 80 hingga 100 meter, sehingga lokasinya bisa dibilang cukup ngeri.  

jembatan kaca Seruni Point menghadirkan panorama 3 gunung


5. Jembatan kaca Seruni Point ini tergolong sebagai jembatan gantung pejalan kaki (suspended calbe) dengan struktur lantai atau deck berupa kaca laminasi yang tersusun dari 2 lembar kaca atau lebih, dengan ketebalan masing-masing 12 mm.

Di antara dua lapisan kaca tersebut dipasang kaca SGT sebagai kaca tampered. Fungsinya, untuk menahan kaca pecah atau pecah. Jadi ketika kaca tiba-tiba retak atau pecah, tidak langsung pecah. Gelas akan dipegang oleh SGT, dan kekuatan perekat kaca SGT akan menjadi sekeras ban mobil setiap kali memanas. 

6. Secara keamanan, jembatan kaca di Bromo ini dijamin aman meskipun berada diatas jurang, karena dirancang dengan standar tinggi dan sudah melalui uji laboratorium dan uji beban. Lantai kaca ini sudah diuji dan mampu menahan beban hinggga 9 ton serta konstruksi jembatannya diklaim mampu menampung 100 orang secara bersamaan.

Kemampuan jembatan ini didukung oleh fondasinya menggunakan tiang bor dan sumuran. Struktur jembatan ini dilengkapi double protection steel berupa baja galvanis yang dilapisi cat epoxy agar lebih tahan terhadap karat. 

7. JKSP dirancang mampu memuat 100 orang sekaligus dalam satu sesi, sedangkan pengunjung jembatan bisa menikmati view sekitarnya dan berfoto maksimal 60 menit.

8. JKSP menawarkan 3 atraksi sekaligus yang memesonakan : 

- atraksi melintasi jurang yang menantang adrenalin, 

- panorama pemandangan alam dan pegunungan di sekitar jembatan,

- dengan konsep deck lighting, jembatan kaca ini akan tampil menarik dengan pencahayaan yang tampak jelas di malam hari. 

9. Diperkirakan proses finishing jembatan kaca Seruni Point akan selesai dan sudah beroperasi penuh pada Oktober 2023. Namun bukan tak mungkin jadwal operasionalnya bisa lebih awal dari perkiraan. Karena pasti sudah banyak yang tidak sabar menunggu!

Itulah info tentang jembatan kaca Seruni Point yang merupakan ikon baru wisata Gunung Bromo, semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Jembatan Kaca Seruni Point, Ikon Baru Wisata Gunung Bromo "

loading...